Saya sering berdiskusi dengan kawan-kawan saya, bagaimana
seorang pegawai dengan gaji yang pas-pasan atau kedudukan yang menengah dapat
menjadi kaya? Jawabannya beragam, tapi setidaknya ada empat jawaban yang
dominan diberikan : Mendapat warisan, Menang undian, punya bisnis sampingan dan
korupsi. Dan Anda dapat menebak sendiri kira-kira jawaban mana yang paling
dominan ? Hehehehe…
Sadarkah kita, jika sebenarnya gaji
kita itu Rp. 100 juta per bulan, tapi karena kita tidak bisa (atau
tidak mau?) mengambilnya, gaji kita cuma Rp. 1 juta per
bulan. Sayang’kan?...
Lho?
Kan rezeki tiap orang sudah ada takdirnya masing-masing. Jumlahnya
juga sudah ditetapkan sebelum kita dilahirkan. Kalau memang dapatnya
segitu, ya segitu aja. Kalau memang belum rezeki, biar bagaimana pun
dikejar, ya, ga bakalan juga dapat.....dan sebagainya dan
sebagainya. Begitu pendapat yang banyak beredar.... Hehehehe.
Saya
sering mengatakan kepada teman-teman saya, bahwa, kita tidak bisa ”mengintip”
takdir kita kedepan. Cuma yang bisa kita lakukan adalah kerja keras,
kerja cerdas, kerja ikhlas. Kerja keras urusan fisik, kerja cerdas
urusan akal, dan kerja ikhlas urusan hati, Itu saja, masalah dapat atau
tidaknya, itu tergantung ”Yang Punya” kuasa, mau memberi atau tidak, ’masa’
sih, Tuhan tega membiarkan mahluknya berusaha tapi tdak diberi hasil? bukankah
Tuhan itu tidak akan merubah nasib seseorang jika orang tersebut tidak mau
berusaha merubah nasibnya? Memang benar, rezeki ditangan Tuhan, tapi
kalau kita tidak menjemputnya? Tidak dapat’kan?....Betul, nggak?
Lalu
bagaimana?....Jangan mau mendapatkan gaji dari satu sumber penghasilan, carilah
peluang untuk mendapatkan gaji lebih dari satu sumber penghasilan, dengan
begitu anda akan aman. Tahu’kan yang saya maksud?
Jika
anda bekerja pada orang lain dalam arti anda sebagai karyawan, maka penghasilan
yang anda dapat ’melulu’ dari tempat anda bekerja, dan jumlahnya juga sudah
bisa ditebak. Pada posisi ini memang anda akan aman, tapi anda
menjadi ’terikat’. Sebenarnya kebebasan anda yang anda jual untuk
mendapatkan penghasilan.
Bagaimana
dengan pemilik usaha yang sukses? Sumber penghasilannya UNLIMITED,
datangnya dari mana saja, seberapa banyak yang
diinginkan. Tergantung usahanya. Meskipun untuk awal
merintis memang dibutuhkan tekad yang kuat. Tapi hasil akhirnya, dia
akan mengatakan kepada Anda bahwa mereka mempunyai kebebasan yang luar biasa.
Mereka adalah para tuan atas diri sendiri. Disamping itu, mereka
mengatakan bahwa bekerja sendiri risikonya kurang ketimbang bekerja
untuk orang lain.
Ciptakanlah
sebuah kesuksesan, karena dengan sukses kita bisa membantu ’minimal’ orang
seputar kita untuk merasakan kesuksesan kita.
Sekali lagi, fokuslah pada potensi diri
anda, ciptakanlah sebuah kesuksesan!!!
SUKSES adalah
proses. Ia dicapai dengan pengorbanan. Salah satunya, tidak cengeng dengan
kegagalan. .Keyakinan untuk bisa sukses, selalu dibangun setiap saat. Karena
itulah, jangan biarkan Anda kehilangan motivasi untuk sukses, dan terus
membangun keyakinan itu dalam sanubari.
Pelajarilah kesuksesan orang lain,
himpun semua “sebab-sebab sukses” itu, temukan kelebihan-kelebihan itu,
dan mulai mencoba menyusun apa kelebihan Anda, apa
kebaruan yang bisa ditelurkan dari proses membandingkan dengan usaha orang lain.
jangan segan Anda
nyatakan: hari ini saya sukses. Dengan begitu, rasa percaya diri itu pun
terbangun. Kepercayaan diri yang besar itu, membangkitkan semangat untuk
meraih kesuksesan.
Oleh sebab itu, bagi anda yang saat ini belum bekerja
atau sedang mencari kerja, bangkitkan potensi diri anda. Lihatlah
sekeliling anda, lihatlah orang-orang sukses dengan potensi dirinya,
pelajarilah, dan ... mulailah A
C T I O N!!
